Tampilkan postingan dengan label Monday Couple. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Monday Couple. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 September 2012

Monday Couple Fanfiction : Gary Pergi?

Annyeong~ Saya kembali dengan fanfic yang sangat gaje lagi. Fanfic ini dibuat karena aku sedih Gary mau hiatus dari RM... Kalo Gary pergi, Jihyo gimana dong? sama siapa? :''

Happy reading, chingudeul!

Monday Couple Fanfiction : Gary Pergi?

Warning: gaje, abal, gagal, typo, Monday Couple story, DLDR, GaryXJihyo.
Disclaimer: Gary punya Jihyo, Jihyo punya Gary, Kookie punya saya */lho?* FF ini punya saya :)
Casts: Kang Gary dan Song Jihyo. Running Man members yang lain cuma numpang lewat.

Jihyo POV
"Jihyo, kalau aku pergi, kamu gak apa-apa?"

Lagi-lagi.... mimpi itu lagi. Setiap malam aku bermimpi Gary oppa bicara padaku seakan dia mau pergi. Huh! Memang kenapa kalau dia mau pergi? Aku tak peduli!

Aku bersiap-siap untuk syuting Running Man. Hari ini hari Senin, hari Senin adalah hari syuting Running Man.
Aku menyetir mobilku menuju ke lokasi syuting. Entah kenapa, selama menyetir terus saja kepikiran mimpi itu lagi. Menyebalkan!! Kenapa ingat terus siih??! ><

Normal POV
Di lokasi syuting, banyak orang bersiap-siap untuk pelaksanaan syuting. Running Man members menunggu syuting dimulai. Sukjin dan Haha bermain kelereng(?), Jongkook menarik-narik kuping Kwangsoo, Jaesuk berbicara dengan belalang peliharaannya *sejak kapan Jaesuk pelihara belalang?*, Jihyo dan Gary hanya berdiri melihat kegiatan gila yang dilakukan para members.

"Apa lihat-lihat?" seru Jihyo saat Gary terus memperhatikannya.
"Tidak apa-apa..." kata Gary santai.
"Hmm.." Jihyo hanya berdehem.
"Coba kalau aku bisa tetap ada di sampingmu..." kata Gary pelan.
"Eh? Apa?" Jihyo agak terkejut.
"Ehh... tidak ada apa-apa... Ayo, syuting sudah dimulai."  Gary menarik tangan Jihyo.
"Yaa!! Lepaskan tanganku!" seru Jihyo.

Sebenarnya Jihyo mendengar apa kata Gary tadi. Jihyo agak terkejut. Tanpa ia sadari, wajahnya memerah.


Syuting pun selesai. Semua member sudah pulang kecuali Gary dan Jihyo.
"Oppa, kita makan yuk. Laper nih... Traktir, ya." kata Jihyo.
"Dasar. Maunya ditraktir terus." kata Gary.
"Memang kenapa? Kajja!" Jihyo menarik tangan Gary.

Di restoran.
"Hiks... Jihyo minta makanan yang mahal-mahal..." kata Gary dalam hati.
"Oppa? Ada apa? Kok kayaknya sedih?" tanya Jihyo.
"Soalnya kamu mesen makanan yang mahal-mahal..." kata Gary dalam hati. Tentu saja, Gary tidak mengatakan hal itu . Kalo dia lakukan, "Bad Jihyo" akan muncul.
"Jihyo..."
"Ne, Oppa?"
"Hmm... gimana mengatakannya yaa..?" Gary menggaruk-garuk kepalanya.
"Eh? Apa?" tanya Jihyo.
"Jihyo, kalau aku pergi, kamu gak apa-apa?"

DEG!!

Jihyo terdiam. Ia teringat mimpi itu lagi. Mimpi yang setiap malam muncul. Jihyo merasa bahwa mimpi itu akan jadi kenyataan. Ketika seorang Kang Gary pergi... Tanpa ia sadari, matanya berkaca-kaca.

"Hah? Memang kau mau pergi?" tanya Jihyo.
"Ya. Aku ingin fokus ke dunia musik. Jadi, mungkin aku... akan meninggalkan Running Man..." jawab Gary.
"Lalu, apa hubungannya denganku?" tanya Jihyo.
"Hhh... Kalau aku pergi kamu ga sedih?"
"Gak."
"T___T"
"Lagipula... mau kamu pergi kek, ga ada Monday Couple lagi kek. Aku ga peduli kok! Kalau mau pergi, pergi saja." kata Jihyo.

Gary hanya tersenyum. Ia tahu Jihyo akan berkata begitu. Lagipula, Gary tahu yang sebenarnya Jihyo rasakan. Karena Jihyo mengatakan bahwa ia tak peduli, tapi dengan mata yang berkaca-kaca.

"Gary oppa... jangan pergi.." kata Jihyo lirih.
"Eh?"
"Kalau oppa pergi... siapa yang akan menraktirku?"
"-__-"
"Kan bisa minta Jaesuk hyung.." kata Gary.
"Ga mau. Aku cuma mau ditraktir Gary oppa." kata Jihyo.

||Pendengaran Gary: Aku cuma mau bersama Gary oppa..||

"Aku.. juga..." kata Gary dengan wajah memerah. "Kalaupun aku jadi pergi, kita pasti bisa bertemu lagi... suatu saat nanti.."
"Benarkah? Janji ya, oppa? Kalu bertemu lagi, kau harus menraktirku lagi." kata Jihyo.
"Pasti." Gary mengacak-acak rambut Jihyo.

Sebenarnya aku juga sedih ketika aku diharuskan fokus di dunia musik. Sedih karena harus berpisah denganmu, Jihyo. Sebenarnya aku ingin kita menjadi "couple" bukan hanya hari Senin saja, hari lain juga. Tapi, musik merupakan duniaku juga. Memang sulit untuk memilih antara Running Man dan Leessang. Keduanya berarti untukku. Lalu, aku sangat menyayangimu, Jihyo....

FIN!!
Akhirnya selesai juga... sedih ih saat denger Gary mau pergi dari Running Man. Aku ga mau member berkurang lagi... :'(
Semoga ga jadi pergi deh. Tapi, sebagai fans kita juga perlu mendukung keputusan sang Idol, kan?
Tapi tetep ajaaa.... ga relaaaa.... :'''(
Dan juga saya galau karena gak bisa nonton SMTown... *curhat* *guling-guling di rel kereta*

Akhir kata, boleh minta pendapatnya? :')

Jumat, 13 Juli 2012

Running Man Fanfiction : Running School~ Awal Mula Monday Couple

Annyeong~
Saya kembali dengan fanfic baru. Kali ini tentang Monday Couple. Yang sering nonton Running Man pasti tau.
Happy reading~ :D




Monday Couple  ( http://imageshack.us/photo/my-images/810/mondaycouple.jpg/ )

Running Man Fanfiction : Running School~ Awal Mula Monday Couple
Disclaimer : Running Man punya SBS, cast juga bukan punya saya, tapi fanfic ini punya saya.
Cast : Running Man casts (mereka semua masih SD, kayak di episode 87, belum ada Han Ga In-nya)
Warning!!: Gaje, tidak mematuhi aturan EYD, typo, abal, gak nyambung, DLDR, Gary POV.

Song Ji Hyo.
Satu-satunya wanita di kelas kami.
Dia cantik dan kuat. Dia bisa mengalahkan kami semua di permainan melepas name tag. Sifatnya juga kasar, walau kadang dia pun bisa ber-aegyo.
Dan.....

Orang yang kusukai....

Sudah sebulan ini aku selalu diam-diam memperhatikannya. Ya! Mong Jihyo! Kau tak menyadari perasaanku?

"Gary hyung!"
"Waa! Kwangsoo-ah! Kau mengagetkanku!" seruku.
"Aaah... Ketahuan... Hyung memperhatikan Jihyo-noona lagi kan?" tanya Kwangsoo meledekku.
"Ssst!! Jangan keras-keras..."
"Gary hyung, bukankah kau sebaiknya menyatakan perasaanmu padanya?"
"Aigoo... Kau tahu kan aku tak ahli dalam hal seperti itu..."
"Tapi, hyung, kau ga bisa kayak begini terus. Jihyo noona itu ga bakal sadar kalo hyung ga bilang."

Benar juga kata Kwangsoo. Aku harus mengatakannya. Tapi... bagaimana caranya ya?

"Bagaimana cara mengatakannya?" tanyaku.
"Ohahahaha... bagaimana sepulang sekolah kita ke toko bunga dan membeli sebuket bunga. Berikan bunga itu pada Jihyo noona sambil mengatakan... "Aku menyukaimu". Bagaimana?" jawab Kwangsoo.
"Boleh juga." aku menyetujuinya.
"Lho? Kwangsoo menyukai Gary oppa?"
"Song Ji Hyo?!" kataku dan Kwangsoo berbarengan.
"Bu.. bukan begitu, noona..." Kwangsoo gelagapan.
"Tadi Kwangsoo bilang "Aku menyukaimu" ke Gary oppa... Aaahh... Jujur aja, Kwangsoo..."
"Bu.. bukan begitu... Kau salah paham, Jihyo." kataku.
"Yaaaaayy...!! Kasih tau yang lain aaahh.... Kwangsoo suka Gary oppa..!!!" seru Jihyo sambil lari meninggalkan kami.
"Noonaaaaaaaa.....!!!"

Aku dan Kwangsoo membeku.
.
.
.
.
.
[Pulang sekolah....]

Aku dan Kwangsoo berjalan menuju toko bunga. Kami berdua memilih bunga yang cocok untuk Ji Hyo.

"Mau bunga apa, hyung?" tanya Kwangsoo.
"Hmm... Yang cocok dengan Jihyo... bunga mawar." jawabku.
"Ide bagus! Ayo beli, hyung!"
"Oke."

Setelah membeli bunga itu, aku dan Kwangsoo pulang ke rumah masing-masing.

"Hyung, kenapa kau memilih bunga mawar?"
"Karena........ [skip time]"
"Hyung memang hebat!" kata Kwangsoo.

Hari senin, saat istirahat, aku menunggu Jihyo di bawah pohon besar tempat Jihyo biasa memanjat pohon. Aku sangat deg-deg an. 5 menit kemudian, Jihyo pun datang.

"Lho? Gary oppa!" Jihyo memanggilku.
"Ji.. Jihyo!"
"Oppa kenapa disini?"
"Ng.. aku ingin mengatakan sesuatu... padamu.."
"Ne?"
"Sebenarnya aku... menyukaimu... dari sebulan yang lalu... maukah kau.... jadi... jadi.... pacarku? Aku... aku... akan selalu melindungimu...." aku mengatakannya sambil menyerahkan mawar yang kubeli kemarin.
"O.. Oppa..."
"Jadi....?"
"O.. Oppa.. kita kan masih SD.. bagaimana kalau kita jadi pacar hari senin saja. Kita akan jadi kekasih yang unik. Aku... juga menyukai.. oppa.." kata Jihyo sambil mengambil bunga mawar dari tanganku.
"Hmm... Senin? Boleh saja... Tiap hari senin, kau adalah kekasihku, Jihyo..." jawabku.
"Ne.. Oppa.." semburat merah muncul di kedua pipi Jihyo.
"Kau tahu kenapa aku memberimu bunga mawar?" tanyaku.
"Ani, Oppa. Aku tidak tau."
"Itu karena... kau seperti bunga mawar ini. Cantik dan kuat. Mawar juga cantik dan kuat. Itulah kenapa aku memberi bunga mawar untukmu, Jihyo...." aku menjelaskannya.

Semburat merah muncul kembali di kedua pipi Jihyo. Aah... dia jadi tapak lebih manis...

"Ayo oppa! kita ke kelas!" Jihyo menarik tanganku.

[Di Kelas]

"Ya!!! Semuanya...!! Perhatian!!" seru Jihyo.
"Ada apa, Jihyo?" tanya Jaesuk hyung.
"Aku punya pengumuman! Dengarkan!!!!" Jihyo berteriak lagi.
"Aku menyatakan... setiap hari Senin... Gary adalah kekasihku!!!!" ujar Jihyo.
"Omo! Kau sudah jadian, Gary?" tanya Jongkook hyung kaget.
"Hehehe...." aku hanya bisa tertawa.
"Uwaaaaa....!! Selamat, hyung!!!" Kwangsoo bersorak.
"Hanya hari senin? waa... Monday Couple!!" kata Sukjin hyung tiba-tiba.

Monday Couple? Nama yang lucu~

"Oppa!!" panggi Jihyo.
"Ya, Jihyo?" aku menoleh.

CUP! Tiba-tiba pipiku dicium Jihyo. Mukaku langsung memerah seperti tomat. Yang lain hanya bersorak.

"Ciieee.... Ciieeee...!!!"

Aku hanya bisa membeku karena bahagia.


FIN

/dilemparbatu

Selesai deh akhirnya~ Bagaimana? Bagus ga? Kasih tau pendapat kalian yaa.... Ingat, don't be a silent reader! Akhir kata, boleh minta komentarnya? Komentar Anda adalah semangat buatku... :*